-->

Ahad, Januari 01, 2012

Selamat Tahun Baru Masihi...

Saya tidak lagi menyambut tahun baru Masihi. Telah saya hijrahkan segala hasrat dan keinginan ketika tahun baru Hijrah 1433 membuka pintunya pada 27 November 2011 yang lalu sehingga lahirnya Ku Hijrahkan Doa yang telah bersiaran di tv9 pada 28 Disember yang berjaya menggetar jiwa dan perasaan. Terima kasih Ya Allah. Ilham itu datang dariMu...tidak ada walau sedebu pun datangnya dariku.

Sabtu, Disember 31, 2011

Seseorang...

Saya pernah mengenali seorang insan
yang tampak begitu polos dan menawan dimata
Namun begitu...
saya tidak pernah menegur dia
dan dia juga tidak pernah menegur saya selain saling
berbalas pandang angguk dan senyum
tapi...
bagai ada bahasa yang berbicara
ketika kami bebrapa kali bertatapan mata tanpa sengaja

Namun ia tetap menjadi bahasa bisu
yang tidak mampu menzahirkan ulangan rindu
ketika tak bertemu

Kelmarin tanpa sengaja kami ketemu
rasanya seperti ulangan rindu itu kembali menggetar kalbu
dia tidak perasan saya dalam penampilan berbeza
saya sempat mengusap dan mengelus lembut pipi gebu
gadis kecil yang tersenyum manis membalas senyuman
ketika 'dia' dan isterinya saling berbincang memilih produk
berjenama di kaca tebal pameran

Apabila gadis kecil itu memanggil papa!
saya segera mengenyitkan mata sambil melambai dan menghindar
sebelum si papa sempat menoleh ke arah sipolos manja.

Namun itu hanya secebis kisah hati terusik ketika muda
saling malu membisik cinta
tapi itu bukanlah penyebab rasa kesal atau kecewa
kerana Allah telah memberikan yang terbaik untuk dia
dan membukakan jalan redho pada saya.

Saya bahagia melihat dia bahagia :)




Jumaat, Disember 30, 2011

Khas Untuk Muhammad Murali Abdullah...


Semoga anda cefat sembuh. Industri drama dan filem masih memerlukan anda. Saya juga masih memerlukan anda untuk merealisasikan dan memferindahkan karya karya saya yang seterusnya.Setelah Tony Francis Gitom dan Mior Hashim Manaf, anda adalah gandingan mantaf saya. Saya hijrahkan doa saya kefada anda Murali Abdullah.Semoga Allah memberikan kekuatan dan kesembuhan kefada anda untuk bersama meneruskan ferjuangan dengan karya karya keislaman yang memberi keinsafan dan teladan.

Salam fersahabatan...

Rabu, Disember 28, 2011

Ku Hijrahkan Doa...


http://lonelystarz.blogspot.com/2011/12/download-ku-hijrahkan-doa-skrin-di-9.html

Rabu, Disember 21, 2011

Kerinduan...

Jika tidak mendengar suara
tidak bertemu mata dengan pujaan sukma
yang masih berdegup jantungnya
adalah satu penyiksaan yang paling bisa...

Bagaimana pula

Merindui insan yang tidak lagi berdegup jantungnya
telah berpisah roh dengan jasadnya
susuk yang tidak akan di temui lagi di segenap sudut
suara yang tidak akan bergema lagi membelah kabut...

Sesungguhnya
merindui yang hidup
tidak selara merindui'nya' yang telah kembali ke sisi Yang Abadi!

Khamis, Disember 15, 2011

.......


Aduhai...cepat sungguh masa berlalu. Diam tak diam blog ini semakin bersawang. Habuk tersangkut di sana sini. Dua bulan ini adalah waktu yang paling sibuk. Bila sibuk maknanya rezki pun masyuk. Hehehe. Alhamdulillah. Dalam pada sibuk itu masih sempat saya membawa orang-orang tersayang pergi bercuti. Pada saya yang 'berdarah sejuk' seperti kata seorang teman saya dulu, bercuti atau tidak sama saja. Bercuti pada saya ialah dapat melelapkan mata sepuasnya setelah mengadap tugasan berminggu-minggu malah kadang berbulan secara berterusan. Tidur adalah percutian maha hebat buat saya :)

Begitulah disepanjang percutian di Kota Keriangan. Saya lebih banyak menghabiskan masa di bilik. Membungkus diri dalam kedinginan puncak yang dibumbui hujan sekali-sekala.Manakala yang lain-lain sudah melenyapkan diri bersukaria.Memang itulah tujuan saya sebenarnya. Untuk melihat mereka bersuka-ria. Saya? Walau tidak bersuka-ria namun saya amat gembira."Pergi dulu ya maksu!" Itulah ayat mereka setiap kali selama tiga hari sebelum turun menyeronokkan diri. Paling bahagia di hati setiap kali apabila mereka kembali ke bilik dengan wajah teruja bukan kepalang bercerita tentang aktiviti mereka indoor dan outdoor yang belum pernah mereka alami sebelum ini. Menunjukkan kepada saya photo perbagai aksi dari kamera digital mereka. Ketika itu saya berasa amat bersyukur kerana mampu membawa mereka menempuhi pengalaman baru tersebut. Rasa bahagia menatap wajah mereka ketika itu amat sukar ditafsirkan. Setiap sen perbelanjaan yang keluar untuk percutian ini terasa amat berbaloi. Terima kasih Ya Allah kerana memberi rezki kepada saya untuk saya berkongsi dengan mereka...insan-insan yang saya kasihi.

Ahad, November 27, 2011

Masihkan Kau Ingat?

Tidak mengapa jika anda melupakan saya. Memang fitrah manusia sedemikian rupa. Tidak perlulah rasa bersalah dengan mencipta pelbagai alasan. Saya tidak meminta untuk terus diingati. Cuma...izinkanlah saya terus mengingati dan menyayangi kalian selagi nyawa dikandung badan.

Khamis, November 24, 2011

Ong Kim Swee Quotes...

"All I said was, they don't respect you, they don't respect our flag, they don't respect our King and they don't respect your parents,"

"If you allow this to happen, then you are cowards. You must teach them what being Malaysian is all about.

Rabu, November 23, 2011

KENAPA INDONESIA TEWAS KEPADA MALAYSIA?

Bacalah dengan berlapang dada dan minda terbuka...

Apakah sebabnya kekalahan pasukan Indonesia ditangan Malaysia walaupun mereka bermain di gelanggang keramat Istora Senayan Gelora Bung Karno? Kita melihat kehebatan Indonesia dalam perlawanan SEMI FINAL menentang Vietnam, ketangkasan mereka langsung tidak dapat disaingi pemain Vietnam. Terbit kegusaran di hati betapa Malaysia kelak bakal dikalahkan Indonesia melihatkan prestasi hebat mereka membenam Vietnam!!!

Namun situasi sebaliknya terjadi dalam pentas FINAL. Malaysia yang kehilangan tonggak utama dan hanya diperkuatkan dengan pemain simpanan mampu mengalahkan sang GARUDA...!!! Di mana silapnya? Bersama kita renungkan artikel di sebuah blog milik rakyat Indonesia. Apa yang dikatakan di dalam artikel ini amatlah benar dan langsung tak mampu dinafikan oleh sesiapa sahaja. Apakah yang menjadi penyebab kepada kekalahan Indonesia di negara tanah tumpah mereka sendiri? Ayuh sama-sama kita renungkan.....

Timnas Tolong Hilangkan Kebencian dan Dendam

Sepulang dari kantor kemarin, saya menyaksikan suatu fenomena yang luar biasa, trotoar-trotoar jalan penuh oleh kendaraan bermotor yang diparkir. Si empunya motor asyik nglesot di lesehan pinggir jalan yang dipasang layar tancap. Cafe-cafe penuh dan jalanan lenggang, Garuda muda akan melawan Harimau Malaya.

Pertandingan sarat emosi, dendam kesumat dan kebencian. Teriakan-teriakan Malingsia dan Ganyang Malaysia bergema. Warna merah mendominasi pandangan mata, di udara sangat terasa hawa keoptimisan bercampur kebencian pada negeri Jiran. Inilah final impian dimana mayoritas masyarakat Indonesia sangat ingin melihat pasukan Garuda Muda menjungkalkan Harimau Malaya.

Pertandingan pun berlangsung, decak kagum bergumam melihat kecepatan para pemain garuda muda khususnya para pemain-pemain dari pulau Papua. Dan gol cepat pun terjadi, suasana menjadi riuh rendah, teriakan gol bergaung, rasa puas merasuk ke jiwa penonton.

Lalu penantian gol kedua pun bergelora, detik demi detik, menit demi menit tapi gol kedua yang ditunggu tak kunjung datang, malah pasukan Harimau Malaysia mampu menyamakan kedudukan. Serangan dari tuan rumah tak berhenti, umpatan dan cacian silih berganti menemani pertandingan. Wasit, hakim garis, pemain, pelatih lawan tak lepas dari hinaan dan umpatan. Hingga beberapa gol yang diciptakan tak mendapat pengesahan makin tinggi tensi permainan makin gemes penonton.

Pertandingan normal berakhir, perpanjangan waktu, dan akhirnya adu Tos-tos an dilakukan. Disinilah mental diuji dan Garuda Muda terbukti belum mampu menunjukkan mental juara. Malaysia pulang ke kandang mereka dengan kepala tegak, kalungan medali Sea Games yang dirindukan oleh warga Indonesia selama 20 tahun dibawa ke Kuala Lumpur.

Ada apa sebenarnya? Kenapa Indonesia selalu kalah dengan Malaysia di partai puncak? Banyak yang beranalisis tentang masalah teknis seperti teknik, team work, mental dan lain-lain. Tapi saya mencoba menganalisis dengan cara lain. Kenapa Indonesia tidak bisa mengalahkan Malaysia di GBK?

Jawabannya adalah karena motivasi Indonesia untuk menang adalah motivasi kebencian dan dendam. Seperti diketahui benci dan dendam adalah dua energi yang sangat NEGATIF. Maka begitu berkumpul di stadion yang penuh dengan aura kebencian dan dendam energi negatif itu terakumulasi besar sekali.

Dan percaya atau tidak energi negatif itu akan menular ke dalam lapangan. Dan permainan pun kacau sekali, ditambah seluruh stadion yang menyumpah serapahi negara lawan. Maka doa yang didasari oleh energi negatif tidak akan sampai dan diterima oleh Tuhan.

Justru doa penonton Malaysia yang datang ke GBK dikabulkan. Kenapa? Karena mereka termasuk orang-orang yang teraniaya,sebagai tamu mereka bukannya dihormati tetapi malah disumpah-serapah. Padahal mereka belum tentu salah, maka saat mereka berdoa meminta kemenangan, dengan cepat Tuhan mengabulkan. Doa orang-orang teraniaya lebih makbul.

Oleh karena itu marilah kita luruskan niat, saat pertandingan olahraga tidak perlu membawa kepentingan politik dan membawa kebencian di lapangan. Bertandinglah untuk menghibur, untuk mencapai prestasi karena ingin mengharumkan nama bangsa tanpa menginjak martabat bangsa lain. Bukankah seorang pemenang sejati itu adalah mereka yang “Menang tanpa kesombongan dan kalah tanpa banyak alasan”. (22/11/11)

Artikel ini dicopy paste dari http://olahraga.kompasiana.com/bola/2011/11/22/timnas-tolong-hilangkan-kebencian-dan-dendam/

Selasa, November 22, 2011

Tahniah Harimau Muda!

Pertarungan yang hebat dan penuh debaran sehingga saya hampir sesak nafas :)

Jumaat, November 11, 2011

Angin November

Angin yang berhembus
Di akhir November
Bawa kisah dan lagu
Dari angin lalu..

Lembut kau datang menegurku
Kukira tak kan berlalu...

Angin yang berhembus
Bawa kisah tentang dia
Yang datang dan berlalu
Bagai angin lalu..

Karya: A Riyanto

Selasa, November 08, 2011

Luka...

Kita amat sedih dan marah apabila hati kita dilukai...
Tapi...adakah kita sedar orang lain juga tidak mahu disakiti?
Mengapa kita hanya memikirkan luka dan sakit kita saja?
LLuka dan sakit orang lain bagaimana pula?
Jadi...jagalah hati, akal dan lidah ketika berbicara.

Isnin, November 07, 2011

Rindu...

Saya merindui ibu. Hanya ibu satu-satunya insan yang mengerti saya. Mempercayai saya sepenuhnya. Tidak pernah meragui ketulusan saya. Tidak pernah menilai atau mengandai... keburukan atau kebaikan, kelebihan atau kekurangan saya (yang amat banyak tentunya)...ibu tidak pernah mengunjing atau mengumpat atau memburuk-burukkan saya. Ibu menerima saya seadanya.

Sekarang? Saya dikelilingi manusia yang penuh curiga dan syak wasangka di hati mereka...

Ahad, November 06, 2011

Salam Aidil Adha...

Mudah-mudahan kita mampu menghayati erti serta nilai pengorbanan yang sebenar...

.~Sebelum Mata Terpejam~ ©2006 - 2014. Hakcipta :rafikasastras~Sebelum Mata Terpejam~